JAKARTA, Selasa 13 Januari 2026 – Universitas Nasional (UNAS) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis Risiko. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UNAS ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan universitas dan yayasan, termasuk Kepala Biro Administrasi Umum Dr. Drs Ian Zulfikar M.Si yang menghadiri acara evaluasi sistem tata kelola tersebut.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Nasional, Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A. Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya AMI bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan seluruh unit kerja berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan, sekaligus memitigasi potensi hambatan di masa depan.
Kehadiran Pimpinan dan Pemangku Kepentingan
Kegiatan ini mencerminkan sinergi yang kuat di tingkat pimpinan, terbukti dengan hadirnya tokoh-tokoh kunci universitas, antara lain:
- Ketua Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK) : Dr. Ramlan Siregar M.Si
- Wakil Rektor Bidang Akademik (AKA) : Dr. Erna Ermawati Chotim, M.Si.
- Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan SDM (AKS) : Prof. Dr. Suryono Efendi, S.E., M.B.A., M.M.
- Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerjasama (PPMK) : Prof. Dr. Ernawati Sinaga, M.S., Apt.
Transformasi AMI Berbasis Risiko
Penyelenggaraan audit ini didampingi penuh oleh Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Nasional. Dalam sesi pemaparan, Kepala BPM menjelaskan secara mendalam mengenai sistem AMI yang kini mengadopsi pendekatan berbasis risiko.
“Sistem AMI berbasis risiko ini dirancang untuk mengidentifikasi area-area yang memiliki kerentanan tinggi terhadap pencapaian target universitas. Dengan fokus pada manajemen risiko, kita dapat melakukan perbaikan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Kepala BPM dalam penjelasannya.
Dengan diterapkannya sistem ini, diharapkan Universitas Nasional tidak hanya mampu mempertahankan akreditasi unggul, tetapi juga lincah dalam menghadapi dinamika perubahan di dunia pendidikan global. Kepala Biro Umum beserta jajaran lainnya menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti hasil audit demi peningkatan efisiensi operasional dan layanan di lingkungan UNAS.